Lihat !! Saat Ambulans Lewat, Ternyata Begini Respons Pengguna Jalan di Berbagai Negara

Ambulans adalah kendaraan darurat. Pasien di didalam ambulans umumnya memerlukan bantuan cepat dan mesti langsung tiba di tempat tinggal sakit.

Maka dari itu, ambulans merupakan tidak benar satu kendaraan yang beroleh hak utama di jalur raya. Pengendara lain mesti berikan jalur untuk ambulans kalau ambulans itu mengangkut orang sakit atau jenazah.

Bahkan dikatakan, setiap tahunnya ribuan orang meninggal dunia sebelum mencapai tempat tinggal sakit pas waktu. Jadi, kalau tersedia karoseri ambulance yang sudah jelas-jelas menyalakan sirine, sangat disarankan untuk berikan jalan. Jangan jadi halangi jalur ambulans itu.

Terlihat sebuah ambulans dengan sirine yang meraung keras membelah jalur tol yang padat. Sangat disayangkan, pengguna jalur di jalur tol itu tidak membiarkan ambulans jalur duluan. Malah tersedia bus hijau yang seakan tak peduli dengan raungan sirine ambulans dan halangi jalur ambulans, bukannya berikan jalur ambulans.

“Apa yang ditunaikan bus di video pertama? Dia sangat memaksa ambulans untuk pergi keluar dari jalurnya, karena bus berlangsung di jalur ambulans, dan tidak peduli sama sekali,” tulis Lea Hansen mengomentari bus hijau di jalanan Jakarta itu.

Sama halnya dengan India, pengendara di India seakan tak peduli dengan ambulans yang lewat. Malah tersedia satu mobil yang halangi laju ambulans dengan sirinenya yang meraung.

Berbanding terbalik, negara-negara maju layaknya di Eropa dan Amerika langsung menambahkan jalur kepada ambulans yang melalui dengan raungan sirinenya. Di Jerman, misalnya, saat nada sirine ambulans terdengar oleh pengendara, mereka langsung ke tepi dan berikan ruang di tengah untuk menambahkan jalur kepada ambulans. Ambulans itu pun dengan mudahnya membelah selanjutnya lintas yang tengah padat.

Otolovers, negara-negara maju layaknya Eropa dan Amerika ini dapat dijadikan contoh. Berikan jalur untuk kendaraan yang beroleh hak utama di jalanan.

Seperti diatur didalam Undang-Undang No 22 Tahun 2009 perihal Lalu Lintas dan Angkutan Jalan Pasal 134, tersedia {beberapa|sebagian|lebih dari satu} pengguna jalur yang beroleh hak utama. Menurut undang-undang itu, pengguna jalur yang beroleh hak utama untuk didahulukan cocok dengan alur berikut:

a. Kendaraan pemadam kebakaran yang tengah jalankan tugas;
b. ambulans yang mengangkut orang sakit;
c. Kendaraan untuk menambahkan bantuan terhadap Kecelakaan Lalu Lintas;
d. Kendaraan pimpinan Lembaga Negara Republik Indonesia;
e. Kendaraan pimpinan dan pejabat negara asing dan juga lembaga internasional yang menjadi tamu negara;
f. iring-iringan pengantar jenazah; dan
g. konvoi dan/atau Kendaraan untuk kepentingan spesifik menurut pertimbangan petugas Kepolisian Negara Republik Indonesia.

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *